Annyeong Korea

Posted by

Annyeong Korea

Annyeong Korea : catatan petualangan mahasiswa Indonesia di Negeri Ginseng

Buku setebal 270 halaman yang ditulis oleh Elvira Fidelia dengan penerbit Gagas Media detail bercerita tentang Negeri Ginseng yang sekarang sangat populer akibat virus K-Pop yang melanda dunia termasuk di Indonesia. Untuk siapapun yang akan pergi ke Korea, stay in Korea atau tetap bermimpi jalan-jalan ke negaranya Lee Min Ho, Lee Seung Gi atau Boy Band dan Girl Band yang top abisss seperti Super Junior, Big Bang, Girl Generation wajib membaca buku Annyeong Korea.

Diawali dengan kisah Elvira yang berhasil mendapatkan beasiswa dari Kyung Hee University maka bergulirlah cerita petualangan serunya di Negeri Ginseng.

Kebiasaan orang Korea yang dituliskan Elvira dibuku Annyeong Korea dapat dibayangkan dengan mudah apalagi untuk penggemar Drama Korea.  Bagaimana cerita orang Korea yang takut kepada orang asing karena mereka tidak dapat berkomunikasi, contohnya supir taksi yang sering melontarkan kalimat “Odi Koyo” artinya “Mau Pergi Kemana?” tetapi tiba-tiba si supir taksi pergi dengan mengucapkan “wegugin andwe” yang artinya “Oh, orang asing, nggak deh”  mungkin maksudnya si supir taksi daripada nanti jadi ribet nggak jelas lebih baik nggak usah diantar.

Atau ada cerita seorang ibu penjual sayur di pasar yang berteriak “Aaaaiiiish, aigoyaaaa, igo, kego, wegugin andweee…kaaaa!” Sambil merampas barang dagangan yang sudah dipegang Elvira, artinya “Aaaaiiiish, ya ampuuuuuuun, ini-itu, duh orang asing jangan deh, pergi sana, pergi!” Kebayang dong mirip adegan drama korea dimana ajuma itu adalah ibunya si pemeran utama yang  cerewet dan jutek bo’ xixixixi…..

Elvira menceritakan kecanggihan teknologi di Korea Selatan, dengan sistem pencet dan sentuh menggunakan barcode untuk masing-masing orang dan digunakan untuk membayar penggunaan fasilitas umum, bentuk barcode bermacam-macam dan cara pakainya hanya ditempelkan pada alat sensor. Jadi kebayang cerita di drama korea apabila penumpang naik bus gaya menempelkan sensornya bermacam-macam, ada yang mendekatkan jam tangan, mendekatkan tas atau ada juga yang mendekatkan pinggul karena ternyata dompetnya ditaruh di kantung celana. Kreatif banget ya penggunanya…. ^__^

Elvira juga memberikan tips dan informasi bagi yang ingin berjalan-jalan menggunakan subway (kereta cepat) atau bus, nomor-nomor jurusan bus dan tarifnya menuju tempat wisata atau pusat perbelanjaan.

 

 

Cerita perjalanan Elvira ke berbagai tempat menarik dapat dijadikan referensi buat yang ingin berpetualang di Korea. Perjalanan Elvira dimulai dengan trip ke tempat wisata paling favorit dan terkenal yaitu Nami Island di Gangwong yang menjadi tempat syuting drama korea Winter Sonata dibintangi oleh Choi Ji Woo dan Bae Yong Jun. Nami Island merupakan pulau buatan dengan barisan pohon pinus yang berjejer rapi dan cantik paling pas dikunjungi di penghujung autumn.

Selanjutnya adalah Jeju Island, pulau yang terkenal romantis seperti “Bali-nya Indonesia” menjadi kebanggaan warga Korea, “Belum ke Korea kalau belum ke Jeju”. Elvira berkeliling Pulau Jeju dan mengunjungi Museum Teddy Bear, masih ingat kan drama korea Princess Hours?? Museum Teddy Bear adalah tempat yang didatangi Putri Chaegyong dan Ibu Suri, dimana Putri Chaegyong dan pengawal-pengawal pribadinya asyik berpose menirukan gaya boneka Teddy Bear yang lucu-lucu didandani dengan baju adat Korea atau menyerupai tokoh-tokoh terkenal. Selain Museum Teddy Bear di Pulau Jeju terdapat Sound Island Museum dan Sex’s Museum. Ternyata yang unik dari pulau Jeju yaitu deretan pohon kelapa yang tumbuh merupakan pohon buatan, sungguh konsen pemerintah Korea Selatan mempercantik Pulau Jeju untuk menarik wisatawan.

Tempat wajib lainnya yang diceritakan Elvira yaitu Seoul Tower. Sensasi melihat pemandangan Seoul dari ketinggian 236.7 meter, menaiki cable car dari pintu loket ke pekarangan tower yang melewati gunung dan jurang, dan memasang gembok cinta yang telah ditulis dengan berbagai harapan di pagar Seoul Tower. Menurut Elvira suasana di Seoul Tower bakal lebih enak apabila dinikmati bersama pujaan hati sambil menunggu sunset. So sweeeetttt ^__^

Mengunjungi Raja Sejong masuk dalam list perjalanan Elvira. Raja Sejong adalah raja berpengaruh di Korea saat dinasti Josoen dan pencipta Hangeul (Korean Character). Istana Raja Sejong yaitu Istana Gyeongbugkung terletak di Gwanghanum, Seoul. Patung Raja Sejong yang besar dan kokoh, Istana yang megah dan kumpulan prajurit berbaju tradisional pastinya jadi teringat drama-drama saeguk yang lagi populer.

Elvira juga memceritakan perjalanannya ke “Jembatan Tak Kembali” yang terdapat di Panmunjeom, perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Perjalanan yang memerlukan aplikasi khusus dan harus menunggu persetujuan sekitar 2 minggu setelah apply melalui agen perjalanan tertentu. Perjalanan ini mempunyai aturan dan penjagaan yang ketat di garis perbatasan dan diharuskan untuk membuat perjanjian, salah satu perjanjiannya bahwa tentara Korea Selatan tidak bertanggungjawab apabila terjadi suatu pelanggaran aturan yang dapat menyebabkan tertembak oleh tentara Korea Utara. Sereeeeeemmmm ^__^

Selain menunjukkan tempat-tempat wisata di Korea, yang nggak kalah penting dan banyak diceritakan Elvira adalah mengunjungi pusat perbelanjaan. Ini dia nih buat yang hobi shopping, I’s time ^__^

Myeongdong adalah salah satu tempat belanja terkenal dan ramai yang selalu dikunjungi turis, banyak tempat belanja mulai dari pedagang kaki lima, outlet, cafe, departemen store, mall. Myeongdong juga salah satu tempat syuting Princess Hours yaitu adegan Pangeran Shin dan Putri Chaegyong berciuman di tengah keramaian. Di Myeongdong terdapat bangunan megah dengan arsitektur Roma yaitu Myeongdong Cathedral Curch, Katedral Katolik pertama di Seoul dan ada juga pasar barang murah yaitu pasar Namdaemun.

Pusat Perbelanjaan murah tujuan turis lainnya yaitu di daerah Dongdaemun, Seoul. Terdapat pasar malam yang buka mulai pukul 6 pm t0 6 am, disini dijual berbagai dagangan khas Korea yang unik secara grosir. Mulai dari tas, dompet, ikat pinggang, baju bayi, kaus kaki atau pernak-pernik cantik, jadi sangat cocok untuk berburu oleh-oleh atau untuk dijual kembali. Di Dongdaemun juga terdapat mall-mall yang buka 24 jam.

Mau ke surganya Elektronik?? Elvira menunjukkan Yongsan Station tempatnya, mulai yang asli, KW1 sampai tiruan versi Korea. Ada jual kamera, video camera, MP3, MP4, perangkat komputer, laptop sampai alat musik. Ada yang harganya lebih murah dari di Indonesia tetapi ada juga yang sama saja. Mungkin seperti di Glodok kali yeeeee ^__^

Pusat belanja lainnya yaitu di Insadong, banyak toko yang menjual segala jenis oleh-oleh unik, antik khas Korea seperti topeng, gantungan kayu, kipas, cangkir, boneka, hanbok (pakaian tradisional Korea), keramik. Di Insadong banyak dijajakan beragam makanan kaki lima khas Korea, kue tradisional, coklat rasa ginseng atau rasa kimci. Ada juga atraksi-atraksi jalanan, nuansa tradisional di Insadong cukup kental.

Ternyata masih ada lagi cerita lainnya yang dikisahkan Elvira mengenai keseharian orang-orang Korea yang pasti dapat dibayangkan karena sering terlihat di drama atau film Korea, seperti kebiasaan minum soju dan mabuk bersama, bermain bola-bola salju, tren rambut sepanjang masa ajuma (ibu-ibu) paruh baya yang mirip Giring Nidji, kumpul-kumpul di norebang (tempat karaoke) yang banyak terdapat di tempat keramaian atau di jalan sedikit besar bahkan dikampus juga ada norebang, operasi plastik yang sudah jadi agenda pada umur-umur tertentu, pergi ramai-ramai ke jimjilbang (sauna), merayakan hari-hari spesial tanggal 14 setiap bulannya atau mengikuti festival tahunan yang meriah.

Dan pastinya keseharian Elvira di Korea Selatan dengan kegiatan kampus dan kerja part-timenya bersama teman-teman Indonesia atau  negara lain juga sangat menarik dibaca. Korea Selatan khususnya Seoul adalah gambaran tempat yang nggak ada matinya, dengan teknologi ter-update dan orang-orang yang penuh semangat dan enerjik dimana kaum mudanya sangat fashionable dan trendy, telah menjadi ikon baru industri hiburan Asia bahkan dunia. Semangat Elvira yang tetap berciri generasi muda Indonesia yang manis, ramah dan enerjik serta atmosfir Korea Selatan yang membuat takjub sehingga buku Annyeong Korea menjadi hidup dan patut dibaca serta direferensikan untuk generasi muda Indonesia.

Selamat berjalan-jalan ke Korea, salam untuk Lee Seung Gi ^__^

 

 

Sumber :
- Buku Annyeong Korea : catatan petualangan mahasiswa Indonesia di Negeri Ginseng, penulis : Elvira Fidelia Tanjung