Book

ANNE of Green Gables

Posted by on Jan 28, 2013

ANNE of Green Gables

ANNE of Green Gables, Novel tentang kasih sayang, persahabatan dan Imajinasi

Judul       : ANNE of Green Gables
Penulis    : Lucy M. Montgomerry
Halaman : 513
Tokoh      : Anne Shirley

 

 

RINGKASAN 

Dua bersaudara Marilla dan Matthew Cuthbert tinggal di desa Avonlea, rumah mereka dinamai Green Gables ( loteng-loteng hijau ). Keduanya memutuskan untuk mengadopsi seorang anak laki-laki dari panti asuhan di Nova Scotia untuk membantu Matthew mengurusi peternakan.

Pada hari kedatangan ternyata bukan anak laki-laki yang tiba di stasiun Bright River melainkan seorang gadis kecil berumur sekitar 11 tahun terbungkus gaun belacu abu-abu kekuningan yang sangat pendek, sangat ketat dan sangat jelek. Mengenakan topi pelaut warna coklat yang sudah pudar, rambut merahnya yang sangat terang dan sangat lebat dikepang dua menjuntai hingga ke punggung. Wajahnya mungil putih dan kurus serta banyak bintik-bintiknya, mulutnya besar begitu juga matanya, namanya Anne Shirley.

Hampir saja Marilla mengembalikan Anne ke panti asuhan tetapi karena Matthew menginginkan untuk mengasuhnya dan tak ingin harapan gadis kecil itu menghantuinya hingga akhir hidupnya karena Anne memiliki banyak sekali kata-kata untuk diungkapkan dan tak ada hal buruk atau kasar dari setiap perkataannya, bersikap seperti perempuan terhormat, sehingga Marilla dan Matthew menutuskan untuk mengadopsinya.

Pertama kali bertemu dengan Mrs. Rachel Lynde, wanita terhormat yang juga tetangga dan sahabat Marilla membuat Anne berteriak histeris karena Mrs.Rachel menyebutkan sangat kurus dan jelek dan mengatakan bahwa dia memiliki tabiat yang buruk. Para gadis kecil di Avonlea telah mendengar kisah-kisah aneh Anne seperti orang gila karena sepanjang waktu berbicara sendiri atau bercakap-cakap dengan pepohonan dan bunga-bunga. Mereka semua menatap Anne dan saling berbisik, tidak ada yang mendekati dan bersahabat sebelum maupun sesuadah pembukaan acara sekolah minggu.

Diana Barry adalah sahabat pertamanya, walaupun Diana juga menyebut Anne sebagai gadis yang aneh karena menyuruhnya bersumpah untuk menjadi teman sehatinya dengan menaruh telapak tangan di jalan setapak dan membayangkan jalan setapak seperti air yang mengalir, tapi Diana percaya kalau dia betul-betul menyukai Anne. Suara hari pernah terjadi Anne yang tidak sengaja telah membuat Diana mabuk karena tidak bisa membedakan jus raspberry dengan anggur, Ibu Diana sangat marah dan mereka tidak boleh berteman lagi.

Anne penuh dengan imajinasi, jalan yang dilaluinya bersama Diana menuju sekolah Avonlea adalah jalan yang indah. Melewati Kanopi Kekasih, Danau Dedalu, Permadani Violet dan Jalan Birch adalah perjalanan yang romantis. Di sekolah Avonlea Anne berpetualang bersama sahabat-sahabatnya Diana Barry, Jane Andrew, Ruby Gillis, berseteru dengan Pye bersaudara dan Gilbert, juga ada Charlie Sloane yang tergila-gila dengan Anne tetapi Anne membencinya karena tidak pernah tahan terhadap anak laki-laki bermata lebar.

Gilbert Bylthe yang pintar dan tampan tetapi sangat kurang ajar kerena telah membuat Anne dihukum oleh Mr.Philips berdiri di podium dengan memegang papan dikepala dengan tulisan “Ann Shirley memiliki tabiat yang sangat buruk, Ann Shirley harus belajar untuk mengendalikan amarahnya”, Anne makin geram karena Mr.Philip menuliskan namanya tanpa huruf e, akhirnya membuat Anne tidak pergi ke sekolah dan sangat nyata terjadi persaingan antara Anne dan Gilbert.

Pesta kecil diadakan dirumah Diana Barry khusus untuk anak perempuan di kelas Anne, Carrie Sloane menantang Ruby Gillis memanjat   pohon dadalu raksasa yang sudah tua, Josie Pye menantang Jane Andrew untuk melompat dengan kaki kirinya saja mengelilingi halaman tana berhenti sekalipun untuk menjajakkan kaki kanannya diatas tanah, Anne menantang Josye Pye berjalan diatas pagar kayu rumah Diana yang mengelilingi halaman. Josie Pye berjalan diatas pagar kayu dengan sikap tak peduli dan turun dengan wajah merah merona penuh kemenangan dan menusukkan tatapan kepada Anne. Josye Pye akhirnya menantang Anne berjalan diatas atap rumah Diana karena Anne berkata bahwa berjalan di pagar kayu bukanlah hal yang mengagumkan, bahwa ada seorang gadis  di Marysville yang bisa berjalan diatas puncak rumah. Anne harus berjalan diatas atap demi kehormatannya tetapi kemudian Anne terjatuh yang membuat panik semua teman-temannya.

Anne mengalami penderitaan yang sangat tidak romantis karena ingin menolong pedagang keliling dengan membeli cat rambut warna hitam, hasilnya bukan menjadi hitam tetapi rambut Anne berubah menjadi warna hijau dan tidak luntur juga setelah seminggu, akhirnya Marilla memotong rambut Anne membuatnya meratap sedih. Di sekolah Josie Pye tidak lupa mengatakan bahwa tampang Anne benar-benar mirip orang-orangan sawah.

Bermain dramatisasi Elaine di danau bersama Diana, jane dan Ruby, Anne menjadi perawan lily yang cantik dan tidur disekoci mengambang di tepian danau. Ternyata sekocinya bocor dan membuat air masuk mendorong ke tengah danau, teman-temannya panik mencari pertolongan tetapi Gilbert Blythe datang mendayung sekoci menuju jembatan tempat Anne tersangkut dan rela mendayung membawanya ke tepian. Gilbert menyampaikan permohonannya untuk bisa berteman baik dengan Anne dan menyesali telah megolok-ngolok Anne tetapi Anne menolaknya.

Marilla dan Matthew mengizinkan Anne mengikuti pelajaran tambahan untuk persiapan masuk Akademi Queen dan menjadi seorang guru, hal yang sebelumnya sudah terpikir oleh Anne tetapi merasa tidak mungkin karena biayanya sangat mahal. Kelas persiapan sudah terbentuk, Gilbert Blythe, Anne Shirley, Ruby Gillis, Jane Andrew, Josie Pye, Charlie Sloane dan Moody McPerson tergabung didalamnya. Diana Barry tidak, karena orangtuanya tidak memasukkannya, hal ini bagaikan bencana untuk Anne harus menahan diri tetap duduk dikelas melihat sahabatnya pulang sendirian melalui Jalan Birch dan Permadani Violet, Anne takkan pernah membiarkan Gilbert Blythe atau Josie Pye melihat airmatanya. Ada persaingan terbuka antara Gilbert dan Anne sekarang, bahwa Gilbert bertekad menjadi juara kelas seperti Anne.

Setelah menunggu pengumuman masuk Akademi Queen akhirnya Anne dan Gilbert diurutan pertama dengan nilai yang sama dan nama Anne tertulis lebih dulu, juga semua teman-temannya berhasil lulus. Anne bukan lagi anak kecil dengan keganjilannya tetapi sudah besar dan akan pergi, tampak tinggi dan begitu dewasa dengan gaun yang dibuat Marilla. Diana melepas sahabatnya dengan tangis dan Marilla berusaha menahan air mata.

Di Akademi Queen, Anne dan Gilbert mengambil pelajaran tingkat dua, ini berarti mereka bisa mendapatkan izin mengajar Kelas Satu dalam setahun bukan dalam dua tahun. Jane, Ruby, Josie, Charlie dan Moody tidak memiliki ambisi sebesar Anne dan Gilbert dan memutuskan mengambil ijazah Kelas Dua. Anne merasakan jantungnya berdegub kencang dan horizon ambisiya terangkat serta melebar bagaikan disulap, ambisinya tidak hanya untuk mendapatkan ijazah provinsi guru Kelas Satu pada akhir tahun dan mungkin medali emas, tetapi Anne melihat dirinya sendiri memenangi beasiswa Avery untuk mengambil seni di Perguruan Tinggi Redmon.

Gilbert berhasil memenangkan medali emas, sesaat Anne merasakan kekalahan dan kekecewaan tetapi seseoramg berteriak “tiga sorakan untuk Miss.Shirley, pemenang beasiswa Avery!!”. Anne pulang ke Avonlea bersama Marilla dan Matthew setelah malam wisuda.

Anne menunggu bulan September untuk pergi ke Avery tetapi malaikat maut menjemput Matthew dan Marilla ingin menjual Green Gables karena tidak ingin tinggal sendiri. Jalan yang berbelok untuk Anne karena tidak ingin Marilla menjual Green Gables, Anne melepas beasiswa ke Redmond dan memutuskan mengajar di Sekolah Carmody karena di Sekolah Avonlea ada Gilbert disana. Tetapi Mrs.Lynde membawa berita bahwa Dewan Sekolah telah menerima Anne di Sekolah Avonlea karena Gilbert membatalkan lamarannya dan menyarankan agar menerima Anne dan mengajar di White Sands.

Gilbert bertemu Anne dan membisu, tetapi Anne memanggilnya dan mengulurkan tangan ingin berterimakasih karena telah membiarkannya mengajar di Avonlea dan merupakan kebaikan yang sangat besar, Anne sangat menghargainya. Gilbert menyambut uluran tangan dengan ramah bahwa ini sama sekali bukan kebaikannya, bahwa ia sangat senang bisa memberikan sedikit bantuan untuk  Anne. Gilbert ingin bisa berteman dengan Anne setelah ini, meminta maaf atas kesalahan lamanya dan Anne sudah memaafkan Gilbert saat di tepian danau, “kita akan menjadi sahabat baik” kata Gilbert dengan gembira bercampur lega.

Malam itu Anne duduk didepan jendela ditemani perasaan bahagia, dia akan mendapatkan kegembiraan karena bekerja dengan jujur, memiliki keinginan yang berharga dan persahabatan yang menyenangkan, tak ada yang bisa merenggutnya dari kebahagian akan dunia idealnya yang akan selalu dia impikan, dan disana selalu ada jalan yang berkelok-kelok.

 

Anne of Green Gables

 

REVIEW

Karakter Anne Shirley yang yatim piatu sangat periang, banyak bicara , banyak berkhayal dan berimajinasi, keras kepala serta penuh ambisi sangat kuat dilukiskan oleh penulis. Anne mampu beradaptasi dan bergaul dengan teman-teman dengan lingkungan barunya seperti di sekolah minggu, sekolah Avonlea dan di Akademi Queen.

Banyak masalah yang diciptakan oleh Anne tetapi keluguan dan keceriannya membuat jalan cerita menjadi menarik. Membaca novel ini pasti akan sangat menghibur terbawa oleh imajinasi penulis melalui Anne Shirley.

 

 

 

 

 

Read More

Welcome To Twitterland

Posted by on Jan 8, 2013

Welcome To Twitterland

Welcome To Twitterland : Memanfaatkan Twitter untuk Mengeruk Rezeki!

Haree Geneee ga punya akun twitter ? Siapa yang nggak kenal twitter, kalau mengaku gaul pasti tahu dengan twitter. Jejaring sosial yang dipopulerkan oleh Jack Dorsey tahun 2006 sudah sangat populer di Indonesia. Apalagi saat ini banyak kemudahan yang disediakan oleh berbagai smartphone dan gadget untuk aplikasi twitter.

Ali Akbar @pakarseo adalah orang yang sangat konsen dengan twitter. Beliau menulis buku berjudul “Welcome To Twitterland : Manfaatkan Twitter untuk Mengeruk Rejeki!. Buku setebal 74 halaman sangat mudah dipahami dan diaplikasikan dalam menggunakan twitter, karena sekarang banyak sekali orang yang menjadi terkenal dan berhasil melalui twitter sehingga rejeki pun mengalir dari twitter.

Welcome To Twitterland

 

Mengapa Twitter ?  jaman telah berubah, orang-orang mulai meninggalkan facebook dan beralih ke twitter. Twitter lebih personal touch dan sangat mudah. Politikus, artis, pengusaha, olahragawan, orang-orang terkenal di dunia bahkan presiden Amerika Serikat pun menggunakan twitter. sehingga kita dapat dengan mudah berinteraksi dengan siapa saja dan kapan saja tanpa batas penjagaan.

Ali Akbar @pakarse0 menjelaskan bahwa di twitterland ada banyak sekali manfaat, 8 diantaranya yaitu :
1. Media Silaturahmi
2. Mendapatkan Berita Terkini
3. Motivasi
4. Informasi
5. Pemecahan Masalah/Konseling
6. Media Hiburan
7. Cari Jodoh
8. Sumber Rezeki

Untuk aktif di Twitterland, maka harus dimulai dengan membuat akun dan tentukanlah nama akun berdasarkan jenis akun.
Ada 3 jenis akun :
1. TP (Twitter Profile), contoh : @JamilAzzaini
adalah akun twitter dengan menggunakan nama sendiri.
2. TB (Twitter Branding), contoh : @Pakarseo
adalah akun twitter untuk mereka yang berani mem-branding diri mereka berdasarkan ilmunya masing-masing.
3. TM (Twitter Marketing), contoh : @MotivaTweet
Ciri Twitter Marketing adalah tidak ketahuan siapa pemiliknya dengan memakai prinsip penasaran sama dengan pemasaran.

Yang membedakan antara Twitter Branding dengan Twitter Marketing yaitu apabila orang pemilik akun tersebut ketahuan maka itu Twiiter Branding, tetapi apabila pemilik akun  tersebut tidak ketahuan berarti Twitter Marketing.

Di dunia twitterland, kalau ingin EKSIS harus NARSIS, supaya akun twitter kita terlihat dimana-mana dan kita harus mempunyai follower yang banyak. Untuk mengeruk rezeki di dunia twitterland semakin banyak follower akan semakin bagus, karena apabila melakukan promosi sekali saja dapat efektif dibaca oleh banyak orang. Promosi tersebut akan dibaca oleh follower dan apabila follower meretweet kembali akan semakin banyak orang yang membaca.

Jadi inilah caranya untuk memperbanyak follower :
1. Menyapa dan Mendoakan
2. Retweet Follower
3. Mengajak terlibat dalam kultwit
4. Kasih Hadiah
5. Follow orang hebat
6. Mention ke orang yang punya banyak follower
7. Reply or Retweet untuk membalas mention

Isi Tweet dengan timeline yang paling oke dan menarik sehingga  follower akan memberi komentar, me-retweet atau me-mention pada orang lain. Ada 7 jenis isi tweet yang paling banyak di-retweet yaitu doa, informasi, lucu, uang, games, motivasi, sentuh emosi. Tweet-lah apa yang dibutuhkan oleh follower karena Twitter is not about you, it’s about your follower, bagaimana follower berbahagia menerima tweet kita.

Saat melakukan promosi atau berjualan, ada yang langsung to the point saat nge-tweet tetapi ada juga cara-cara yang lebih oke, sehingga follower tidak akan merasa bosan membaca tweet promosi atau jualan tersebut, diantaranya yaitu dengan :
1. Kultwit
2. Gunakan cc/mohon RT
3. Profil yang menjual

Ali Akbar @pakarseo juga menjelaskan istilah dalam Kamus Bahasa Twitterland :
1. Tweet/quote tweet : buat status
2. Hastag/Tagar/# : tanda untuk menyimpan memory data
3. Reply : membalas sebuah tweet tetapi tidak menyertakan pertanyaan sebelumnya
4. List : mengelompokkan follower/following dalam group
5. Follower : pengikut
6. Following : mengukuti
7. Direct Massage : pesan yang dapat dibaca hanya oleh orang yang mengirim pesan atau menerima pesan.
8. Trending Topic/TT
9. Timeline/Linimasa : isi pernyataan/isi tweet
10. Favorite : simpanan tweet yang menarik dan dikumpulkan dalam akun seseorang
11. Mention : tweet yang isinya menyertakan orang yang dituju
12. Retweet/RT : membalas tweet dengan menyertakan tweet sebelumnya sehingga follower dapat ikut membaca tweet.
13. Follow back/folbek : kalau saya mem-follow anda, anda akan mem-follow saya juga,
14. Profil : Biodata diri
15. Avatar : Gambar Profil
16. Akun/account : alamat twitter
17. Kultwit (Kuliah Twitter) : penjelasan panjang lebar tentang suatu pembahasan yang akan disampaikan dalam beberapa tweet
18. Virus Twitter : virus yang dapat merusak akun twitter.

Akhirnya siapapun bisa membuat dan memanfaatkan akun twitter untuk mengeruk rejeki.
Welcome To Twitterland.

 

 

Sumber :
- Buku Welcome To Twitterland : Manfaatkan Twitter untuk Mengeruk Rezeki!, penulis : Ali Akbar @pakarseo

 

 

 

 

Read More

Annyeong Korea

Posted by on Jan 6, 2013

Annyeong Korea

Annyeong Korea : catatan petualangan mahasiswa Indonesia di Negeri Ginseng

Buku setebal 270 halaman yang ditulis oleh Elvira Fidelia dengan penerbit Gagas Media detail bercerita tentang Negeri Ginseng yang sekarang sangat populer akibat virus K-Pop yang melanda dunia termasuk di Indonesia. Untuk siapapun yang akan pergi ke Korea, stay in Korea atau tetap bermimpi jalan-jalan ke negaranya Lee Min Ho, Lee Seung Gi atau Boy Band dan Girl Band yang top abisss seperti Super Junior, Big Bang, Girl Generation wajib membaca buku Annyeong Korea.

Diawali dengan kisah Elvira yang berhasil mendapatkan beasiswa dari Kyung Hee University maka bergulirlah cerita petualangan serunya di Negeri Ginseng.

Kebiasaan orang Korea yang dituliskan Elvira dibuku Annyeong Korea dapat dibayangkan dengan mudah apalagi untuk penggemar Drama Korea.  Bagaimana cerita orang Korea yang takut kepada orang asing karena mereka tidak dapat berkomunikasi, contohnya supir taksi yang sering melontarkan kalimat “Odi Koyo” artinya “Mau Pergi Kemana?” tetapi tiba-tiba si supir taksi pergi dengan mengucapkan “wegugin andwe” yang artinya “Oh, orang asing, nggak deh”  mungkin maksudnya si supir taksi daripada nanti jadi ribet nggak jelas lebih baik nggak usah diantar.

Atau ada cerita seorang ibu penjual sayur di pasar yang berteriak “Aaaaiiiish, aigoyaaaa, igo, kego, wegugin andweee…kaaaa!” Sambil merampas barang dagangan yang sudah dipegang Elvira, artinya “Aaaaiiiish, ya ampuuuuuuun, ini-itu, duh orang asing jangan deh, pergi sana, pergi!” Kebayang dong mirip adegan drama korea dimana ajuma itu adalah ibunya si pemeran utama yang  cerewet dan jutek bo’ xixixixi…..

Elvira menceritakan kecanggihan teknologi di Korea Selatan, dengan sistem pencet dan sentuh menggunakan barcode untuk masing-masing orang dan digunakan untuk membayar penggunaan fasilitas umum, bentuk barcode bermacam-macam dan cara pakainya hanya ditempelkan pada alat sensor. Jadi kebayang cerita di drama korea apabila penumpang naik bus gaya menempelkan sensornya bermacam-macam, ada yang mendekatkan jam tangan, mendekatkan tas atau ada juga yang mendekatkan pinggul karena ternyata dompetnya ditaruh di kantung celana. Kreatif banget ya penggunanya…. ^__^

Elvira juga memberikan tips dan informasi bagi yang ingin berjalan-jalan menggunakan subway (kereta cepat) atau bus, nomor-nomor jurusan bus dan tarifnya menuju tempat wisata atau pusat perbelanjaan.

 

 

Cerita perjalanan Elvira ke berbagai tempat menarik dapat dijadikan referensi buat yang ingin berpetualang di Korea. Perjalanan Elvira dimulai dengan trip ke tempat wisata paling favorit dan terkenal yaitu Nami Island di Gangwong yang menjadi tempat syuting drama korea Winter Sonata dibintangi oleh Choi Ji Woo dan Bae Yong Jun. Nami Island merupakan pulau buatan dengan barisan pohon pinus yang berjejer rapi dan cantik paling pas dikunjungi di penghujung autumn.

Selanjutnya adalah Jeju Island, pulau yang terkenal romantis seperti “Bali-nya Indonesia” menjadi kebanggaan warga Korea, “Belum ke Korea kalau belum ke Jeju”. Elvira berkeliling Pulau Jeju dan mengunjungi Museum Teddy Bear, masih ingat kan drama korea Princess Hours?? Museum Teddy Bear adalah tempat yang didatangi Putri Chaegyong dan Ibu Suri, dimana Putri Chaegyong dan pengawal-pengawal pribadinya asyik berpose menirukan gaya boneka Teddy Bear yang lucu-lucu didandani dengan baju adat Korea atau menyerupai tokoh-tokoh terkenal. Selain Museum Teddy Bear di Pulau Jeju terdapat Sound Island Museum dan Sex’s Museum. Ternyata yang unik dari pulau Jeju yaitu deretan pohon kelapa yang tumbuh merupakan pohon buatan, sungguh konsen pemerintah Korea Selatan mempercantik Pulau Jeju untuk menarik wisatawan.

Tempat wajib lainnya yang diceritakan Elvira yaitu Seoul Tower. Sensasi melihat pemandangan Seoul dari ketinggian 236.7 meter, menaiki cable car dari pintu loket ke pekarangan tower yang melewati gunung dan jurang, dan memasang gembok cinta yang telah ditulis dengan berbagai harapan di pagar Seoul Tower. Menurut Elvira suasana di Seoul Tower bakal lebih enak apabila dinikmati bersama pujaan hati sambil menunggu sunset. So sweeeetttt ^__^

Mengunjungi Raja Sejong masuk dalam list perjalanan Elvira. Raja Sejong adalah raja berpengaruh di Korea saat dinasti Josoen dan pencipta Hangeul (Korean Character). Istana Raja Sejong yaitu Istana Gyeongbugkung terletak di Gwanghanum, Seoul. Patung Raja Sejong yang besar dan kokoh, Istana yang megah dan kumpulan prajurit berbaju tradisional pastinya jadi teringat drama-drama saeguk yang lagi populer.

Elvira juga memceritakan perjalanannya ke “Jembatan Tak Kembali” yang terdapat di Panmunjeom, perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Perjalanan yang memerlukan aplikasi khusus dan harus menunggu persetujuan sekitar 2 minggu setelah apply melalui agen perjalanan tertentu. Perjalanan ini mempunyai aturan dan penjagaan yang ketat di garis perbatasan dan diharuskan untuk membuat perjanjian, salah satu perjanjiannya bahwa tentara Korea Selatan tidak bertanggungjawab apabila terjadi suatu pelanggaran aturan yang dapat menyebabkan tertembak oleh tentara Korea Utara. Sereeeeeemmmm ^__^

Selain menunjukkan tempat-tempat wisata di Korea, yang nggak kalah penting dan banyak diceritakan Elvira adalah mengunjungi pusat perbelanjaan. Ini dia nih buat yang hobi shopping, I’s time ^__^

Myeongdong adalah salah satu tempat belanja terkenal dan ramai yang selalu dikunjungi turis, banyak tempat belanja mulai dari pedagang kaki lima, outlet, cafe, departemen store, mall. Myeongdong juga salah satu tempat syuting Princess Hours yaitu adegan Pangeran Shin dan Putri Chaegyong berciuman di tengah keramaian. Di Myeongdong terdapat bangunan megah dengan arsitektur Roma yaitu Myeongdong Cathedral Curch, Katedral Katolik pertama di Seoul dan ada juga pasar barang murah yaitu pasar Namdaemun.

Pusat Perbelanjaan murah tujuan turis lainnya yaitu di daerah Dongdaemun, Seoul. Terdapat pasar malam yang buka mulai pukul 6 pm t0 6 am, disini dijual berbagai dagangan khas Korea yang unik secara grosir. Mulai dari tas, dompet, ikat pinggang, baju bayi, kaus kaki atau pernak-pernik cantik, jadi sangat cocok untuk berburu oleh-oleh atau untuk dijual kembali. Di Dongdaemun juga terdapat mall-mall yang buka 24 jam.

Mau ke surganya Elektronik?? Elvira menunjukkan Yongsan Station tempatnya, mulai yang asli, KW1 sampai tiruan versi Korea. Ada jual kamera, video camera, MP3, MP4, perangkat komputer, laptop sampai alat musik. Ada yang harganya lebih murah dari di Indonesia tetapi ada juga yang sama saja. Mungkin seperti di Glodok kali yeeeee ^__^

Pusat belanja lainnya yaitu di Insadong, banyak toko yang menjual segala jenis oleh-oleh unik, antik khas Korea seperti topeng, gantungan kayu, kipas, cangkir, boneka, hanbok (pakaian tradisional Korea), keramik. Di Insadong banyak dijajakan beragam makanan kaki lima khas Korea, kue tradisional, coklat rasa ginseng atau rasa kimci. Ada juga atraksi-atraksi jalanan, nuansa tradisional di Insadong cukup kental.

Ternyata masih ada lagi cerita lainnya yang dikisahkan Elvira mengenai keseharian orang-orang Korea yang pasti dapat dibayangkan karena sering terlihat di drama atau film Korea, seperti kebiasaan minum soju dan mabuk bersama, bermain bola-bola salju, tren rambut sepanjang masa ajuma (ibu-ibu) paruh baya yang mirip Giring Nidji, kumpul-kumpul di norebang (tempat karaoke) yang banyak terdapat di tempat keramaian atau di jalan sedikit besar bahkan dikampus juga ada norebang, operasi plastik yang sudah jadi agenda pada umur-umur tertentu, pergi ramai-ramai ke jimjilbang (sauna), merayakan hari-hari spesial tanggal 14 setiap bulannya atau mengikuti festival tahunan yang meriah.

Dan pastinya keseharian Elvira di Korea Selatan dengan kegiatan kampus dan kerja part-timenya bersama teman-teman Indonesia atau  negara lain juga sangat menarik dibaca. Korea Selatan khususnya Seoul adalah gambaran tempat yang nggak ada matinya, dengan teknologi ter-update dan orang-orang yang penuh semangat dan enerjik dimana kaum mudanya sangat fashionable dan trendy, telah menjadi ikon baru industri hiburan Asia bahkan dunia. Semangat Elvira yang tetap berciri generasi muda Indonesia yang manis, ramah dan enerjik serta atmosfir Korea Selatan yang membuat takjub sehingga buku Annyeong Korea menjadi hidup dan patut dibaca serta direferensikan untuk generasi muda Indonesia.

Selamat berjalan-jalan ke Korea, salam untuk Lee Seung Gi ^__^

 

 

Sumber :
- Buku Annyeong Korea : catatan petualangan mahasiswa Indonesia di Negeri Ginseng, penulis : Elvira Fidelia Tanjung

 

 

 

Read More