Tour and Trip

Pulau Belitung, si cantik yang memikat hati…

Posted by on Jan 9, 2013

Pulau Belitung, si cantik yang memikat hati…

Pulau Belitung memang sangat mempesona dan langkah kami pun akhirnya sampai disana…

Setelah googling semua tentang Belitung, kami memutuskan menggunakan travel untuk mempermudah transportasi dan akomodasi selama di Belitung. Karena kami pergi berempat akhirnya kami memilih privat tour-nya BelitungIsland.com 3D2N (3 Days 2 Nights) , ada beberapa paket tour yang ditawarkan oleh BelitungIsland.com, namun apabila memilih privat tour kami dapat membuat agenda sendiri selama di Belitung. Untuk harga relatif murah sesuai dengan waktu, tujuan dan penginapan yang dipilih.

Menggunakan pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta ke Belitung, kami sampai di Bandara H.AS.Hanandjoeddin Tanjung Pandan pukul 6.45 WIB. Di bandara kami sudah ditunggu oleh guide  yang siap membawa kami keliling pulau Belitung selama 3 hari, dan petualangan kami untuk menikmati cantiknya Pulau Belitung dimulai…. ^__^

SOTO BELITUNG MAK JANAH & WARUNG KOPI AKE

Belitung pagi hari sangat cerah, karena kami tiba masih pagi dan belum sempat sarapan pastinya kegiatan pertama di Belitung yaitu wisata kuliner sarapan khas Belitung. Tujuan kami adalah Soto Belitung Mak Janah dan Warung Kopi Ake di Pasar Tanjung Pandan, soto belitung dan warung kopi tersebut sangat terkenal di Tanjung Pandan yang konon Warung Kopi Ake berdiri sejak tahun 1922 dan Soto Mak Janah tahun 1925 ( Wow sebelum merdeka…). Agak terkejut melihat tempatnya karena selain letaknya dipojok gang, kondisi bangunan kedua warung yang bersebelahan tersebut  sangat sederhana seperti tidak pernah dipugar sejak dulu.

 

Soto Belitung Mak Janah

Soto Belitung berisi irisan lontong, kentang rebus , bihun, daging tipis-tipis dengan kuah santan kuning yang gurih ditaburi bawang goreng dan emping, maknyusssss…. Pas banget rasanya dilidah dan berasa sampai diperut hehehe, karena saya tidak suka kopi jadi saya sangat menikmati makan soto belitung tetapi teman saya yang lain memesan kopi di Warung Kopi Ake.

Hari itu masih hari kerja suasana kedua warung masih sepi wisatawan hanya kumpulan bapak-bapak paruh baya ada disana. Belitung memang terkenal dengan kebiasaan para laki-lakinya gemar ke warung kopi untuk berkumpul dan bercengkrama.

Di Warung Kopi Ake dapat dilihat peralatan yang digunakan untuk membuat kopi tetap orisinil, bahkan panci tempat merebus airnya sangat hitam mungkin karena sudah lama dipakai.

Soto Belitung Mak Janah & Warung Kopi Ake

 

BUKIT BERAHU COTTAGE, TANJUNG BINGA

Penginapan yang kami pilih adalah Bukit Berahu Cottage yang terletak di Desa Tanjung Binga, Sijuk. Suasana bukit dan pantai menyatu di penginapan Bukit Berahu karena letaknya tepat menghadap pantai dan harus menuruni banyak anak tangga yang curam, lumayan cape bo’ xixixixi…..  Banyak penginapan di Pulau Belitung dengan berbagai fasilitas dan harga yang bervariasi.

Bukit Berahu Cottage

Kawasan Pantai Tanjung Binga adalah tempat pagi para pemburu sunset, dari depan cottage dapat dilihat cantiknya sunset di Pulau Belitung. Kami pun tak ingin melewatkan untuk mengabadikan sunset dengan berbagai gaya andalan hehehe… Malam harinya akan terdengar jelas suara debur ombak mendekati cottage, karena air pasang cottagepun  jadi semakin dekat dengan pantai.

Sunset di Bukit Berahu

 

PANTAI TANJUNG TINGGI

Pantai Tanjung Tinggi terkenal setelah menjadi tempat syuting film Laskar Pelangi. Perjalanan ke pantai Tanjung Tinggi tidak terlalu jauh dari Tanjung Binga, apalagi karena jalan yang mulus dan sepi, yang pasti jauh dari kemacetan dan keramaian

Pantai Tanjung Tinggi dengan pasir putih, air yang jenih dan bebatuan besar  membuat suasana menjadi begitu damai. Hari itu belum ada wisatawan di Pantai Tanjung Tinggi sehingga pantai serasa milik kami. Puas sekali kami menaiki batu-batu besar dan berfoto-foto yang mengingatkan kembali kepada film Laskar Pelangi.

Pantai Tanjung Tinggi

 

Duduk dibawah pohon rindang di pantai tanjung tinggi jauh dari keramaian menikmati air kelapa muda sambil menyantap menu makan siang menjadi moment untuk melupakan sejenak rutinitas harian di ibukota. Menu makan siang kami sangat special yaitu makanan khas Belitung Sop Gangan (Sop Ikan dengan Kunyit)  yang menggunakan ikan ketarap dan dimasukkan irisan nanas, dimasak dengan bumbu rempah dan pedas. Ada juga ikan bakar, udang goreng tepung dan kangkung balacan, benar-benar maknyussss….

 

Sop Gangan

 

PANTAI TANJUNG KELAYANG

Tujuan kami selanjutnya adalah pantai Tanjung Kelayang. Pantai yang terdapat batu menyerupai kepala burung merupakan tempat yang ramai untuk wisata pantai. Banyak kegiatan yang dilakukan disini karena pantai tanjung kelayang adalah pusat kegiatan olahraga air di Belitung dan merupakan dermaga untuk perahu-perahu yang mengangkut turis menyebrang ke pulau-pulau kecil di Belitung. Di Pantai Tanjung Kelayang ada terdapat cafe-cafe, lapangan olahraga dan mini stadion.

Pantai Tanjung Kelayang

Selain berenang di pantai wisatawan dapat melakukan berbagai kegiatan di pantai tanjung kelayang, ada yang bersepeda, ber-cano atau yang belajar snorkling dan diving.

Pantai Tanjung Kelayang

 

PULAU LENGKUAS dan PULAU KEPAYANG

Pulau Lengkuas adalah pulau di gugusan pulau-pulau kecil di Belitung dan terdapat mercusuar. Menggunakan perahu motor tradisional yang sudah disediakan oleh travel kami berangkat dari Pantai Tanjung Kelayang. Perjalanan dari Tanjung Kelayang ke Pulau Lengkuas sekitar 60 menit tetapi diperjalanan kami singgah dibeberapa pulau kecil.

Perairan Laut Belitung sungguh indah dan membuat takjub, betapa cantiknya Pulau Belitung. Gugusan pulau-pulau kecil tak berpenghuni dan gundukan-gundukan batu mempercantik pemandangan. Pulau yang kami singgahi pertama adalah Pulau Kepayang, di pulau kepayang terdapat konservasi penyu dan terumbu karang. Pulau-pulau kecil lainnya di sekitar Pulau Lengkuas yaitu Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Babi Kecil.

 

Pulau Lengkuas

Yang harus diperhatikan untuk yang ingin ke Belitung dan berwisata ke pulau-pulau kecil jangan pada saat musim hujan seperti bulan desember. Seperti yang kami alami begitu tiba di Pulau Lengkuas tiba-tiba awan berubah mendung dan gelombang menjadi tinggi, tidak lagi kami menikmati pemandangan seperti awal perjalanan yang tenang dan biru terang. Hujan angin membuat tidak banyak yang bisa kami lakukan, kami tidak bisa naik ke mercusuar atau berfoto-foto, mati gaya deh….

Pulau Lengkuas

 

MIE BELITUNG ATEP

Kuliner lainnya yang wajib dicoba adalah Mie Belitung Atep, lokasinya di deretan ruko jalan Sriwijaya Tanjung Pandang. Mie Belitung milik ibu Atep konon sudah ada sejak 35 tahun lalu, dilihat di dinding warung banyak dipajang  foto-foto artis yang datang makan di tempat ibu Atep.

Saat kami datang warung masih sepi dan disambut ramah oleh Ibu Atep, ternyata guide kami sudah menelpon dulu memberitahu  bahwa kami mau makan mie. Melihat salah satu dari kami berkerudung, Ibu Atep spontan menjelaskan bahwa makanan di Warung Mie Belitung Atep halalan toyiban ( padahal saya ga curiga lho bu hehehe…). Ibu Atep adalah warga keturunan Tionghoa di Belitung dan di daerah Tanjung Pandan memang banyak berdiam warga keturunan Tionghoa. Pagi itu Ibu Atep sedang meracik sendiri Mie Belitung dalam banyak porsi, katanya akan ada rombongan yang akan datang. Sepertinya Mie Atep memang  masuk dalam Itinerary kunjungan wisatawan. So wajib mampir yaaa…. ^__^

Mie Belitung berisi mie kuning yang ditambahi touge, irisan tahu, tekwan, kentang rebus, ketimun yang dikuahi kaldu udang bewarna coklat dan ada udangnya lho hehehe… gak lupa dikasih emping goreng, rasa kuah kaldu udangnya yang gurih manis bener-bener maknyussss…. kurang bo’ satu porsi ^__^ Oh iya jangan lupa minumnya pesan Es Jeruk Kunci khas Belitung yaaa….

Mie Belitung Atep

 

VIHARA DEWI KWAN IM

Vihara Dewi Kwan Im di desa Burung Mandi, tidak jauh dari pantai Burung Mandi dibangun tahun 1747 ( Wow… ). Bangunan bersejarah peradaban Budha di Belitung dibuka untuk wisatawan umum, tidak hanya wisatawan beragama Budha yang ingin melakukan ibadah tetapi wisatawan non Budha dapat melihat dan berfoto. Di Vihara Dewi Kwan Im ada juru kunci yang dapat diminta untuk meramal nasib ( Ciam Si ).

Vihara Dewi Kwan Im

 

MANGGAR : KOTA 1001 WARUNG KOPI

Kota Manggar yang terletak di Belitung Timur terkenal dengan Kota 1001 Warung Kopi. Warung Kopi banyak terdapat di sepanjang jalan berjejer bersebelahan, tradisi penduduk  minum kopi bermula dari kebiasaan pekerja timah  minum kopi sebelum berangkat kerja. Bagi pembaca novel Laskar Pelangi pasti tahu betul kota Manggar yang merupakan kampung masa kecil dan remajanya Ikal (Andrea Hirata) sebelum merantau ke Jakarta.

Warung Kopi Manggar

Kami pun singgah sebentar disalahsatu warung kopi walaupun bukan di warung kopi yang diceritakan di novel Laskar Pelangi, warung kopi sederhana dengan suguhan yang murah meriah. Karena harus buru-buru jadi kami tidak lama di Manggar, nggak sempat keliling menyusuri jejak Ikal dan hunting foto hiks hiks hiks

 

SD MUHAMMADIYAH GANTONG

Tujuan terakhir kami di Belitung pastinya SD Muhammadiyah Gantong, sekolahnya para Laskar Pelangi. Tapi sebelum kami menuju lokasi sekolahnya Ikal dkk, beruntung sekali bagi kami karena guide yang mengantar kami mengabarkan bahwa Ibu Muslimah sedang ada dirumah dan bersedia menerima kami dirumah beliau. Ibu Muslimah adalah tokoh asli guru pengajar Laskar Pelangi yang di film diperankan oleh Cut Mini.

Dengan ramah Ibu Muslimah menyambut kami dan bercerita tentang Sekolah Laskar Pelangi, para tokoh aslinya, juga tentang Belitung dulu dan kini. Sekarang Ibu Muslimah sudah tidak mengajar lagi di SD Muhammadiyah Gantong karena sekolah tersebut ternyata sudah dibubarkan dan sudah tidak ada bangunannya lagi. Jadi yang akan kami datangi merupakan replika sekolah yang sengaja dibangun untuk syuting film Laskar Pelangi.

SD Muhammadiyah Gantong

 

Akhirnya setelah dari kediaman Ibu Muslimah kami sampai di SD Muhammadiyah Gantong. Replika bangunan sekolah dasar bekas syuting tersebut tetap dijaga kondisinya karena merupakan salah satu tujuan wisatawan ke Belitung. Melihat lokasinya sekarang dapat dibayangkan bagaimana Ikal dkk dulu berjuang untuk bisa ke sekolah.

Dalam perjalanan kami menuju Belitung Timur dari kota Tanjung Pandan banyak dijumpai danau-danau seperti tambak ikan, tetapi ternyata merupakan lahan bekas tambang timah yang sudah ditinggalkan.

Perjalanan kamipun di Pulau Belitung berakhir, kami siap kembali ke Jakarta. Walaupun jadwal kami 3D2N padat merayap dan sangat memuaskan ternyata masih banyak tempat yang belum kami datangi seperti wilayah selatan Belitung dan pulau-pulau kecil, laut serta pantainya yang cantik dan sangat mempesona. Jadi tunggu kami kembali yaaaaa….. ^__^

 

 

 

 

Foto by Riana Saraswati & Usman S
- beberapa foto di Manggar dan Mercusuar di Pulau Lengkuas diambil dari beberapa sumber 

 

Read More